You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anggaran Pengadaan Lampu DPE 2016 Dipangkas
photo Doc - Beritajakarta.id

Anggaran Pengadaan Lampu DPE 2016 Dipangkas

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyoroti usulan anggaran pembelian lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Perindustrian dan Energi (DPE) DKI‎ dalam Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.

Dinas Perindustrian dan Energi saya pikir juga gila-gilaan. Mereka satu dinas saja pasang-pasang lampu itu hampir Rp 300 miliar

Anggaran 2016 Sudin Perumahan Kepulauan Seribu Dihapus

‎"Dinas Perindustrian dan Energi saya pikir juga gila-gilaan. Mereka satu dinas saja pasang-pasang lampu itu hampir Rp 300 miliar," kata Basuki di Balai Kota DKI, Minggu (22/11).

Tak hanya di dinas, lanjut Basuki, usulan anggaran pembelian lampu penerangan jalan umum (PJU) di tingkat Suku Dinas (Sudin) juga terbilang besar, antara Rp 30-40 miliar. Begitu juga dengan biaya pembayaran penggunaan daya lampu PJU ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mencapai Rp 600 miliar setahun.

"Makanya saya gabungan. Terus bayar listrik PLN kan hampir Rp 600 miliar satu tahun. Makanya kalau kita ganti Light Emitting Diode (LED) semua lampu, itu paling banyak listrik di bawah Rp 200 miliar," ujarnya.

Basuki mengatakan, anggaran pembelian lampu dan pembayaran listrik PJU yang dianggap terlalu besar dan pemborosan itu pun akhirnya dicoret‎. "Kenapa nggak digabungin buat ganti LED bisa tiga kota. Makanya saya tanya ke mereka kenapa nggak mau lakukan? Makanya saya potong," ucapnya.

Selain itu, Basuki juga mempertanyakan pemasangan jaringan utilitas proyek PJU yang berantakan dan membuat kemacetan di sejumlah ruas jalan. ‎Salah satunya ruas jalan tepat depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang banyak dikeluhkan pengguna jalan.

"Saya udah bilang, mereka itu harus cari kontraktor yang nggak jelas. Dokumennya  mungkin ada, tapi modalnya nggak jelas. Kerjanya juga nggak tanggung jawab. Seluruh Jakarta digali buat PJU berantakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1343 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1187 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye980 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye950 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye778 personFakhrizal Fakhri
close